Tarakan — Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Borneo Tarakan (UBT), Dr. Ratno Achyani, S.Pi., M.Si. mewakili Ketua LPPM UBT secara resmi membuka kegiatan penandatanganan kontrak bagi 23 usulan proposal yang telah disetujui pendanaannya pada Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung LSIH Lantai 3 Universitas Borneo Tarakan pada pukul 09.30–10.30 WITA.
Penandatanganan kontrak ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang didukung oleh sumber pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) serta Direktorat Hilirisasi Tahun Anggaran 2026.
Adapun proposal yang memperoleh pendanaan terdiri dari berbagai skema, yaitu Penelitian Multitahun, Penelitian Fundamental Reguler, Penelitian Dosen Pemula (PDP), Penelitian Terapan, Katalis, Riset Hilirisasi, serta Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Keseluruhan skema tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya riset, inovasi, dan pengabdian di lingkungan Universitas Borneo Tarakan.
Dalam sambutannya, Dr. Ratno Achyani menyampaikan apresiasi kepada para dosen peneliti dan pelaksana pengabdian yang berhasil memperoleh pendanaan kompetitif nasional. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan bentuk komitmen sivitas akademika UBT dalam meningkatkan kualitas penelitian serta kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya sebatas penandatanganan kontrak, tetapi juga menjadi awal dari tanggung jawab akademik dalam menghasilkan penelitian dan pengabdian yang berkualitas, bermanfaat, dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat maupun pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Beliau juga berharap seluruh penerima pendanaan dapat melaksanakan kegiatan sesuai target luaran yang telah ditetapkan, baik dalam bentuk publikasi ilmiah, produk inovasi, maupun program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, LPPM UBT terus mendorong peningkatan produktivitas riset dan hilirisasi inovasi sebagai bagian dari penguatan peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah dan nasional.

