Tarakan – LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Universitas Borneo Tarakan kembali menghadirkan forum inspiratif melalui kegiatan LPPM Talk Universitas Borneo Tarakan dengan tema “Behind the Productivity: Prof. Ime Mengelola Kesibukan, Menjaga Publikasi”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 27 Agustus 2026.
LPPM Talk kali ini menghadirkan Prof. Dr. Irmanida Batubara, S.Si., M.Si., atau yang akrab dikenal sebagai Prof. Ime, sebagai narasumber. Beliau merupakan akademisi dan peneliti berprestasi yang memiliki rekam jejak kuat dalam publikasi ilmiah dan inovasi.
Prof. Irmanida Batubara tercatat sebagai Gold Winner Ilmuwan Senior Terbaik Bidang STEM, termasuk dalam World’s Top 2% Scientists Worldwide 2025, serta memiliki H-Index Scopus 24, sekitar 200 publikasi terindeks Scopus, dan 7 paten. Rekam jejak tersebut menjadi bukti konsistensinya dalam menjaga produktivitas akademik di tengah berbagai tanggung jawab sebagai dosen dan peneliti.
Melalui tema “Behind the Productivity”, kegiatan ini mengangkat pertanyaan penting yang banyak dihadapi dosen dan peneliti, yaitu bagaimana tetap produktif menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi di tengah padatnya kesibukan akademik, kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tugas administratif, serta berbagai tanggung jawab profesional lainnya.
Dalam forum tersebut, Prof. Ime berbagi pengalaman mengenai strategi manajemen waktu, kebiasaan kerja, pengelolaan prioritas, hingga konsistensi dalam menjaga ritme penelitian dan publikasi ilmiah. Menurutnya, produktivitas akademik tidak hanya ditentukan oleh banyaknya waktu yang tersedia, tetapi juga oleh kemampuan dalam menetapkan prioritas, membangun kebiasaan kerja yang teratur, serta menjaga komitmen terhadap target yang telah direncanakan.
Diskusi dalam LPPM Talk juga menekankan pentingnya menjadikan kegiatan penelitian dan publikasi sebagai bagian dari rutinitas akademik. Konsistensi dalam membaca literatur, mengolah data, menulis manuskrip, membangun kolaborasi, serta menindaklanjuti hasil penelitian menjadi bagian penting dalam meningkatkan produktivitas publikasi.

