Tarakan – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Borneo Tarakan (LPPM UBT) menyelenggarakan kegiatan “Pendampingan Publikasi Jurnal Terindeks Scopus dan Peningkatan Publikasi” pada Selasa, 21 Juli 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Laboratorium Sentral Ilmu Hayati (LSIH), LPPM Lantai 3, Universitas Borneo Tarakan.
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala LPPM Universitas Borneo Tarakan, Sulidah, S.Kep., Ns., M.Kep. Dalam sambutannya, Kepala LPPM menyampaikan pentingnya peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah sebagai bagian dari penguatan kinerja akademik dosen serta peningkatan reputasi Universitas Borneo Tarakan pada tingkat nasional dan internasional.
Pendampingan ini menghadirkan dua narasumber dari program Pengabdian kepada Masyarakat Sobat Menulis Universitas Airlangga, yaitu Dr. Windarto, S.Si., M.Si. dan Dr. Veryl Hasan, S.Pi., M.P. Kedua narasumber memiliki pengalaman dalam penulisan, penyuntingan, dan publikasi artikel ilmiah pada jurnal bereputasi internasional.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai strategi memilih jurnal yang sesuai dengan bidang keilmuan, mengenali ruang lingkup dan reputasi jurnal, serta menghindari jurnal predator. Para narasumber juga menyampaikan berbagai aspek penting dalam penyusunan artikel ilmiah, mulai dari penentuan kebaruan penelitian, penyusunan judul dan abstrak, penguatan bagian pendahuluan, penyajian metode dan hasil penelitian, hingga penyusunan pembahasan yang kritis dan berbasis referensi mutakhir.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga memberikan ruang pendampingan dan diskusi mengenai berbagai kendala yang sering dihadapi penulis dalam proses publikasi. Kendala tersebut meliputi penyesuaian artikel dengan pedoman jurnal, penggunaan bahasa akademik, pengelolaan sitasi dan referensi, proses pengiriman artikel, serta strategi menanggapi komentar editor dan reviewer.
Melalui kegiatan ini, LPPM UBT berupaya mendorong para dosen dan peneliti agar semakin produktif menghasilkan artikel ilmiah yang berkualitas dan layak dipublikasikan pada jurnal terindeks Scopus. Publikasi internasional tidak hanya menjadi indikator kinerja

