Tarakan – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Borneo Tarakan (UBT) terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola dan publikasi jurnal ilmiah di lingkungan universitas. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Open Journal Systems (OJS) Versi 3 yang dilaksanakan pada Jumat, 21 Agustus 2026 secara daring.
Kegiatan ini ditujukan bagi seluruh pengelola jurnal di lingkungan Universitas Borneo Tarakan. Pelatihan menghadirkan Dr. M. Zidny Nafi’ Hasbi, S.E., M.E. dari Universitas Alma Ata sebagai narasumber.
Pelatihan OJS Versi 3 dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola jurnal ilmiah secara profesional, mulai dari pengaturan sistem hingga proses publikasi artikel. Pemanfaatan OJS yang optimal diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu layanan jurnal sekaligus memperkuat kualitas publikasi ilmiah di Universitas Borneo Tarakan.
Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini mencakup pengenalan dasbor dan konfigurasi pengaturan jurnal pada OJS 3, pemahaman mengenai alur kerja editor, reviewer, dan author, serta manajemen terbitan dan proses publikasi artikel. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai optimalisasi metadata jurnal dan artikel sebagai salah satu bagian penting dalam mendukung proses indeksasi pada SINTA maupun Scopus.
Melalui kegiatan ini, para pengelola jurnal di lingkungan UBT diharapkan semakin memahami mekanisme pengelolaan jurnal berbasis OJS secara sistematis. Penguasaan terhadap sistem OJS tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis pengelolaan website jurnal, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga konsistensi proses editorial, kualitas metadata, keteraturan penerbitan, serta kemudahan akses terhadap artikel ilmiah yang dipublikasikan.
LPPM Universitas Borneo Tarakan memandang peningkatan kapasitas pengelola jurnal sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem publikasi ilmiah yang semakin berkualitas. Tata kelola jurnal yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kredibilitas jurnal, memperluas diseminasi hasil penelitian, serta membuka peluang bagi jurnal-jurnal di lingkungan UBT untuk memperoleh akreditasi dan indeksasi yang lebih baik.
Kegiatan pelatihan ini juga menjadi momentum bagi para pengelola jurnal untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan proses editorial. Dengan pemahaman yang semakin baik terhadap fitur dan alur kerja OJS Versi 3, diharapkan setiap jurnal dapat memberikan pelayanan yang lebih efektif kepada penulis, reviewer, editor, dan pembaca.
LPPM UBT mengharapkan seluruh pengelola jurnal dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam pengelolaan jurnal masing-masing.
Melalui Pelatihan Open Journal Systems Versi 3 ini, Universitas Borneo Tarakan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola jurnal dan publikasi ilmiah. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan reputasi akademik universitas serta memperluas kontribusi hasil penelitian sivitas akademika UBT pada tingkat nasional maupun internasional.

