Tarakan – Universitas Borneo Tarakan (UBT) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah melalui penyelenggaraan Pelatihan Penulisan Proposal Fast Publish Scopus dengan Pemanfaatan Prompting Artificial Intelligence. Kegiatan yang dilaksanakan pada 12–13 Juni 2026 di Gedung LSIH Lantai 3 UBT ini diikuti oleh dosen dan peneliti dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Borneo Tarakan.
Pelatihan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama UBT, Dr. Heppi Iromo, S.Pi., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa peningkatan kapasitas dosen dalam bidang penelitian dan publikasi merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Menurutnya, perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) perlu dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pendukung dalam proses akademik, termasuk dalam penyusunan proposal penelitian dan penulisan artikel ilmiah. Namun demikian, penggunaannya harus tetap memperhatikan etika akademik, orisinalitas karya, dan integritas penelitian.
Sebelum memasuki sesi inti, peserta mendapatkan pemaparan mengenai tujuan dan mekanisme pelatihan dari Sekretaris LPPM UBT, Dr. Ratno Achyani, S.Pi., M.Si. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman sekaligus keterampilan praktis kepada dosen dalam memanfaatkan teknologi AI guna mendukung proses penelitian dan publikasi yang lebih efektif serta sesuai dengan standar jurnal internasional bereputasi.
Sebagai narasumber utama, Assoc. Prof. Muhammad Roil Bilad, Ph.D. dari Universiti Brunei Darussalam sekaligus Founder GRA, membagikan pengalaman dan strategi dalam menyusun proposal penelitian yang kompetitif serta teknik mempercepat proses publikasi ilmiah pada jurnal terindeks Scopus. Materi yang diberikan mencakup penyusunan prompt yang efektif, eksplorasi ide dan topik penelitian berbasis AI, pengembangan kerangka proposal, hingga optimalisasi proses penulisan artikel ilmiah dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip akademik.
Pelaksanaan pelatihan berlangsung dinamis melalui kombinasi penyampaian materi, praktik langsung, diskusi kelompok, serta sesi tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan untuk mengaplikasikan berbagai teknik prompting AI yang relevan dengan bidang keilmuan masing-masing sehingga dapat diterapkan secara nyata dalam kegiatan penelitian dan publikasi.
Melalui kegiatan ini, Universitas Borneo Tarakan berharap para dosen semakin siap menghadapi tantangan transformasi digital di dunia akademik. Selain meningkatkan produktivitas penelitian, pemanfaatan teknologi AI yang tepat diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas publikasi ilmiah UBT pada jurnal-jurnal bereputasi internasional.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Universitas Borneo Tarakan dalam memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek penelitian dan publikasi ilmiah yang berorientasi pada kualitas, inovasi, dan daya saing global.

